Kehidupan harus tetap berlanjut, jam tidak pernah berhenti sedetikpun untuk menunggu mu berfikir. Hati dan fikiran harus terus bergerak dalam irama jantung. Semua logika hancur tak terjabarkan. Mendefinisikan sesuatu yang seharusnya bisa di jelaskan secara logika.
Jatuh cinta. Harusnya bukan menjadi hal sangat di benci oleh Alex, tapi masa lalu nya tidak bisa kompromi. Semua terjadi, dan tidak bisa di perbaiki.
Alex, atau biasa di sapa lexi oleh teman teman nya suka pinjam uang di akhir bulan, memang punya masalah yg lebih berat. Di tambah lagi kejadian tadi sore yang membuatnya kini cuma bisa terpaku duduk di depan tv tanpa sadar tv nya belum di nyalakan.
Entah mengapa sore itu lexi ingin pergi sendirian ke indomared terdekat, rasa dinginnya hujan membuat perut nya terasa lebih lapar dari biasanya. Benar saja, dia sudah menghabiskan uang 100 ribu untuk membeli jalanan yang entah mungkin akan di makanan semua.
Udara di dalam indomared terasa sama dengan di luar, ini pertama kalinya terjadi. Hujan lebat lebih dari 3 hari.
Lexi tidak ingin ber lama di dalam sini, dia ingin segera menikmati mie ramen yg dia beli barusan.
Setelah keliling melihat isi jajanan di keranjang belanja, lexi berniat segera pergi ke kasir dan membayar nya.
Tapi semua itu dia urungkan, lexi kembali ke balik rak indomie, wajah nya persis berhadapan dengan mie goreng sate.
Lexi panik bukan main setelah melihat mantan gebetan nya masuk indomared.
Lexi sudah tidak berhubungan dengan mantan gebetan nya sekitar 2 bulan ini.
Sekali dua kali lexi mengintip dari balik rak, dan yg ketiga kalinya dia merasa bahwa mantan gebetan nya melihat dirinya di balik rak.
"celaka, bagaimana kalau dia tau aku disini" kata lexi panik.
Perut lexi suda terasa semakin lapar.
"kamu ngapain disini lex" tanya via.
Betul, via adalah nama mantan gebetan lexi. Mereka berpisah karena via hanya ingin berteman dengan lexi, tidak lebih. Dan lexi ingin lebih dari itu.
"aku lagi belanja aja" jawab lagi sedikit panik.
"kamu sembunyi dari aku ya lex" tanya wanita cantik itu persis di depan rak mie kuah sambel ijo.
"enggak kok, aku lagi mau beli mie goreng sate "
" bohong, aku tau kamu gak suka sate, kita pernah dekat 8 bulan. Jangan bohong lex" via terlihat lebih marah.
Lexi masih terdiam, dia sadar usaha nya untuk berbohong sia sia. Via cukup cerdas tau kalau lexi berusaha menghindari via.
"sms ku juga gak pernah di balas lagi, aku kan masih mau berteman sama kamu Lex. "
Wajah lexi yang awalnya menunduk, perlahan mulai menaikkan dagu nya, dan menatap wajah via.
" jujur ya, aku gak mau ketemu kamu lagi. "
" aku salah apa lex" tanya via dengan nada tinggi.
"aku sudah lupa sama kamu, aku sudah tenang sekarang. Kamu jangan datang lagi ke hidup aku."
"kita kan bisa berteman seperti dulu lagi, waktu awal kita bertemu 10 bulan yg lalu. Bisa kan Lex? "
" bisa, kalau perasaan ku benar benar sudah hilang "
" Lex....... "
" sudah ya, aku mau pulang, aku sudah lupa sama kamu" lexi membalikan badannya. Kini posisi membelakangi via "anggap aja kita gak pernah kenal,aku harus move on dari kamu, secepatnya"
Lexi melihat via menetes kan air mata nya, terlihat jelas dari kaca.
Lexi bergegas keluar dari indomared dengan wajah sendu.
Beberapa saat kemudian terdengar suara "tangkap orang itu, dia belum bayar!!!!"
Ternyata lexi lupa bayar.
Trimakasih indomared.
Sabtu, 22 Oktober 2016
Mantan gebetan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Pages
Total Tayangan Halaman
Kontak Saya
Scan Disini Untuk Mendapatkan Kontak Saya
Translate
Blog Archive
Pengikut
Popular Posts
-
Pagi ini bukan seperti pagi lainnya. Walaupun matahari masih terbit, tapi aku Masih belum bisa merasakan kehangatan nya. Ku angkat kepada...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar